di-“anggap”

tak ada salahnya untuk selalu mencoba, nduk… jangan takut kalau ada yang meng-anggap salah. benar menurut kita belum tentu benar menurut orang lain, hanya Yang Maha Benar yang memang selalu benar

tak perlu berkecil hati ketika kita “di-anggap” tidak mampu dan tidak bisa, itu adalah bagian dari proses untuk kita mendewasakan diri dan menjadi diri yang lebih baik,

pun tak perlu menyombongkan diri ketika “di-anggap” mampu dan bisa, itu adalah ujian untuk kita tetap selalu melihat ke dalam diri kita, tak usah memandang rendah orang lain, tak perlu congkak pada dunia ini….

yang terpenting adalah kita berusaha dan yakin untuk selalu melakukan hal yang benar, nduk….. bukan hanya sekedar benar menurut kita, atau benar menurut orang lain, tetapi benar menurut Yang Maha Benar…….

sudahlah nduk….., jalani saja yang ada, mengalir saja…..nikmati saja…. semua akan berujung di tempat yang baik, Yang Maha Agung menciptakan kita dengan suatu tujuan, tujuan itulah yang harus kita perjuangkan dengan segala keterbatasan kita……..

 

Iklan

4 thoughts on “di-“anggap”

    • iyo jugo yo…? qiqiqi…..gitu ya mb Milly….?
      sy kemarin malah bilang ‘kl orang di-anggap ga bisa, berarti orang itu sbenernya bisa….kan cuma dianggap…..’ 🙂

  1. dipandang sebelah mata, kadang menyakitkan tapi juga mengingatkan diri kita untuk tidak sombong dan tidak mudah menganggap sebelah mata orang lain, ya gak mbak hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s